Archives

PRU HS

PRU Konde

 

Just info ne buat Prudential Lovers

Di cek ricek lagi Polisnya, apakah sudah ada ambil manfaat rawat inap “PRU HS”,

PRU HS, ini berbentuk kartu kalau yang ikut manfaatnya dan ini bermanfaat untuk rawat inap. Jadi ada beberapa rumah sakit yang kerjsasama dengan Prudential Indonesia, Jadi para Prudential lovers tidak perlu uang muka saat akan rawat inap.

untuk penjelasan detail..klik disini.

 

Teman-teman

Di moll mungkin banyak SALE setiap minggunya dari 20% – 80%,,, karena itu untuk menarik para pengunjung.

Di rumah sakit tidak pernah ada yang  namanya SALE,,tapi rumah sakit selalu saja ramai kunjungan.

karena manusia tidak bisa menghindari SAKIT, KECELAKAAN, atau EXPIRED MASA HIDUPNYA.

Anggap aja kita ikut asuransi itu seperti diberikan BILYET GIRO tapi tanggal cairnya biarkan Allah yang nentuin.

mau dikasih sakit kapan ( kalau bisa sehat terus ),,mau expired kapan ( Allah yang menentukan )

“Payung itu bukan buat hentikan hujan, tapi melindungi kita dari hujan”

Produk Asuransi Prudential

Hai Prudential Lovers

Dalam kesempatan ini saya ingin sharing beberapa Product   Asuransi Yang Paling Laris Manis di Prudential. Yang wajib dimiliki oleh Prudential Lovers,

 

PRUlink assurance account ( PAA ) dengan manfaat

> Memberikan santunan meninggal dunia atau cacat total dan tetap sebesar uang pertanggungan.

> Memiliki fasilitas withdrawal atau penarikan nilai tunai sebagian.

> Anda bisa menggunakan fasilitas premium holiday di mana Anda diperbolehkan untuk berhenti membayar premi selama jangka      waktu tertentu.

> Dapat memilih jenis investasi sesuai dengan profil risiko yang Anda inginkan.

>Anda diperbolehkan untuk menambah perlindungan asuransi dengan memiliki asuransi tambahan.

Untuk Melengkapi PAA kita sebagai Prudential Lovers juga harus memiliki product knowledge, Product Riders / Asuransi Tambahan apa saja yang kita butuhkan di PAA.

PRUcrisis cover 34

PRUcrisis cover benefit 34

PRUpersonal accident death

PRUpersonal accident death & disablement

PRUmed

PRUhospital & surgical cover

PRUwaiver 33

PRUpayor 33

PRUspouse waiver 33

PRUspouse payor 33

PRUparent payor 33

PRUlink term

PRUmultiple crisis cover

PRUcrisis income

PRUearly stage crisis cover

PRUjuvenile crisis cover

mengenai manfaat secara detail untuk riders atau asuransi tambahan diatas bisa dilihat disini atau tanyakan ke agen asuransi kepercayaan kita

Yang saya share di blog ini hanya sebagian produk asuransi di Prudential Life Assurance,,untuk lebih updatenya bisa cek langsung ke situs prudential http://www.prudential.co.id/corp/prudential_in_id/www.prudential.co.id

Dan untuk penjelasan secara “heart to heart” mungkin bisa ditanyakan ke saya atau agen kepercayaan anda.

 

Semoga informasi yang saya berikan cukup bermanfaat bagi Prudential Lovers semua.

Salam Hangat

Nurilah Ridawaty

Code Agen : 00451236

Prudential Life Assurance

Klaimnya Tidak Terbayar ?

Hai Prudential Lovers

Pernah donk kita dengar….Ga usah pake Asuransi , Klaimnya ribet, rempong, susah!  Dan Sebagai Prudential Lovers Jadi pada was-was dengan pernyataan seperti ini.. Jangan-Jangan nanti kalau Klaim saya ribet. Sebelum kita mikir aneh2..ayo di cek dulu klaim ribet, rempong, susah dan tidak terbayar itu gimana sih?

Apa yang mengakibatkan klaim tidak terbayar?

– Kesalahan dari Pihak Asuransi

Ada beberapa hal yang mengakibatkan klaim tidak terbayar dikarenakan oleh Pihak Asuransi itu sendiri, Dan umumnya kesalahan perusahaan asuransi sbb :

. Agen yang tidak Jujur saat presentasi produk yang ditawarkan

Ada beberapa Agen Asuransi tidak jujur saat presentasi produknya. ” kami akan membayar seluruh biaya rumah sakit anda ,,, saat Bapak / Ibu masuk rumah sakit ” dari penjelasan diatas ini sudah tidak detail..Jika penyakit saat masuk di rumah sakit sudah ada riwayatnya sebelum masuk asuransi maka tidak akan dibayarkan, dan “seluruh biaya rumah sakit’ biaya rumah sakit ini biasanya ada plafonnya dan di sesuaikan dengan pembayaran premi nasaban. Contoh : Kamar Rawat Inap dari Prudential Plafon type A, yang semalamnya 200rb, Dan saat kita sebagai nasabah masuk rumah sakit dengan type kamar rawat inap type B yang semalamnya 350 Rb, maka Prudential akan membayarkan sesuai Plafon yang tertera di POLIS.

Jadi kita sebagai nasabah lebih baik juga menjadi nasabah yang mengacu pada POLIS, Jadi saat hal-hal terjadi setidaknya kita sudah cukup mengetahui persyarataan dan lainnya dalam pengajuan klaim. Bukan dari apa yang dikatakan Agen Asuransi. Setelah kita menerima POLIS ASURANSI JIWA, kita masih punya waktu untuk merubah atau membatalkan polis tersebut dalam waktu satu bulan. Jika kita akhirnya membatalkan polis tersebut maka Prudential akan mengembalikan pembayaran yang pernah kita lakukan.

Maka dari itu kita harus mencari Agen-Agen yang bisa kita percaya, dan dapat memberikan solusi terbaik untuk kita.

untuk membuktikan apakah presentasi yang diberikan Agen Asuransi Jiwa benar, kita  tinggal mencocokkan saja dengan Polis Asuransi yang diterbitkan. Bila sama, berarti Agen Asuransi kita  memang jujur dan bisa dipercaya. Bila tidak, laporkan saja dia pada Perusahaan Asuransi-nya.

 

 

– Kesalahan dari Pihak Nasabah

Ada beberapa hal yang mengakibatkan klaim tidak terbayar dan kesalahan buka hanya dari pihak Prudential tapi dari Nasabah itu sendiri,  Berikut garis besar dari kesalahan nasabah yang biasa terjadi :

1. Nasabah Tidak Jujur

Sebelum kita  memiliki produk Asuransi Jiwa, pastinya kita lebih dulu harus mengisi Surat Permohonan Asuransi Jiwa ( SPAJ). Di dalam SPAJ  terdapat pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab oleh kita sebagai calon nasabah, dan dari jawaban-jawaban itulah Prudential akan melihat apakah akan memberikan perlindungan Asuransi Jiwa kepada kita atau tidak.

Saat mengisi SPAJ  inilah seringkali kita sebagai calon nasabah tidak memberikan pernyataan yang benar tentang kondisi kesehatan kita . Misalnya, dalam SPAJ terdapat pertanyaan tentang apakah kita pernah mengalami gejala-gejala dan didiagnosis sakit wasir ?  dan jawaban kita tidak pernah – maka bila terjadi kematian pada kita dan Prudential  menemukan bahwa penyebab kematian Anda adalah karena adanya penyakit yang pernah membuat Anda masuk RS sekitar 3 bulan lalu, yah… jangan harap Prudential  akan membayar UP yang mereka janjikan

2. Polis  Lapse / Tidak Membayar Premi sesuai dengan waktu  yang ditentukan

Saat polis lapse maka kita sebagai nasabah dalam kondisi tidak terlindungi. Lapse bisa terjadi dikarenakan kita sebagai nasabah tidak membayarkan kewajibann dalam membayar premi. Ini terjadi setelah 45 hari setelah tanggal jatuh tempo pembayaran polis. Di sini lah pentingnya membayarkan premi kita tepat waktu. Malah dari agen biasanya menyarankan untuk auto debet. Agar polis kembali inforce (aktif) dan kita sebagai  nasabah kembali terproteksi, nasabah harus mengajukan pemulihan disertai memenuhi kewajibannya terlebih dahulu. Selama masa pemulihan, ada masa tunggu kembali seperti awal saat mendapatkan polis.

 

3. Masa Tunggu 

Selain manfaat meninggal (kematian / death benefit) dan manfaat rumah sakit yang diakibatkan karena kecelakaan, ada yang namanya masa tunggu. Untuk rumah sakit adalah 30 hari dan penyakit kritis adalah 90 hari setelah tanggal penerbitan polis. Jadi jika polis seorang nasabah terbit tanggal 1 Maret  2012 dan dia masuk rumah sakit karena DBD pada tanggal 21 Maret, maka nasabah belum bisa claim manfaat rumah sakit. Tapi jika masuk rumah sakit karena kecelakaan ya bisa claim.
Manfaat rumah sakit sendiri ada 2, yang reuimberse (Pru-med) dan sistem kartu/platform (Pru-HS). Rumah sakitnya harus rumah sakit bukan klinik. Untuk sakit biasa minimal rawat inap 2×24 jam dan karena kecelakaan minimal 1×24 jam.

Detail tentang ini ada di polis. Setiap nasabah alangkah bijak untuk membacanya. Selain juga sebagai agent kami tentu harus menjelaskan tentang detailnya. Di Pru-HS sendiri ada beberapa penyakit yang ada daftar tunggunya. Kesimpulannya, selama daftar tunggu karena beberapa kondisi, perusahaan tidak akan membayarkan claim nasabah.

 

4. Syarat Pengajuan Klaim Tidak Terpenuhi atau Tidak Lengkap

Saat pengajuan klaim di Prudential biasanya ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh setiap nasabah atau setiap anggota keluarga nasabah. Syarat-syarat ini biasanya ada di Polis dan disesuaikan dengan apa yang akan di klaim.

Contoh Klaim Kematian, Persyaratan yang diminta sbb :

1. Surat Keterangan Kematian dari RT/RW setempat
2. Surat Keterangan Kecelakaan dari Kepolisian (jika kematian terjadi karena kecelakaan)
3. Surat Keterangan dari RS (jika kematian terjadi di RS), dimana surat itu ditandatangani oleh dokter bersangkutan
4. Mengisi Formulir Pengajuan Klaim yang diterbitkan oleh PA
5. Fotokopi Identitas Diri Ahli Waris

Jadi, bila terjadi risiko kematian, jangan lupa memenuhi semua persyaratan yang diminta oleh Prudential. Mudah kan?